EKOSOBPOL

Kekayaan Alam Indonesia Hanya Ilusi Belaka

Ilustrasi petambangan. (Foto: Pixabay).

pigura.co, Dari berbagai jenis komoditi mineral, jumlah cadangan dan produksi Indonesia jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Kekayaan alamnya yang banyak dikumandangkan khalayak ternyata cuma ilusi belaka.

Sebagaimana dilansir dari DW, Senin (30/7), hampir tiga ribu ton emas yang diproduksi dunia per tahun, 450 ton di antaranya ditambang di Tiongkok. Sementara Australia 274 ton, Rusia 247 ton, dan Amerika Serikat 210 ton berada di lima besar. Indonesia justru di urutan ke-11 negara produsen emas terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 69 ton per tahun.

Negara di Amerika Selatan, Chile, merajai pasar tembaga dunia dengan memproduksi 3,4 juta ton setiap tahunnya. Peringkat keduanya Tiongkok, lalu Peru dan Australia masing-masing memproduksi sekitar 1 juta ton per tahun. Indonesia masih peringkat 11 dengan kapasitas produksi sekitar 400 ribu ton per tahun.

Indonesia berada di urutan 15 dalam daftar negara produsen perak terbesar di dunia, tahun 2014 silam. Pasar perak masih dikuasai Meksiko dengan kapasitas 5.400 ton per tahun, mengekor di belakangnya Tiongkok 4 ribu ton dan Peru 3.500 ton. Australia dan Rusia melengkapi daftar lima besar.

Untuk aluminium, Tiongkok merupakan produsen terbesar di dunia dengan kapasitas 24,5 juta ton per tahun. Selanjutnya Rusia dan Kanada dengan jumlah produksi antara 3 hingga 3,5 juta ton setiap tahunnya. Indonesia jauh tertinggal di posisi 24 yang 2014 silam memproduksi 250 ribu ton aluminium.

Australia dan Tiongkok berada di urutan teratas untuk produksi bauksit. Negeri Kanguru mencatat kapasitas tahunan sebesar 81 juta ton, sementara Tiongkok 47 juta ton. Brasil melengkapi daftar tiga besar dengan produksi 32,5 juta ton pada tahun 2014 lalu. Dan Indonesia berada di urutan 13 dengan kapasitas 500 ribu ton per tahun.

Tiongkok lagi-lagi menempati posisi teratas, untuk komoditas bijih besi dengan kapasitas produksi 1,5 milyar ton per tahun. Australia berada di tempat kedua dengan 660 juta ton yang diikuti Brasil dengan 320 juta ton. Indonesia di posisi 39 dengan jumlah produksi kisaran 50 ribu ton per tahun.

Kendati demikian, Indonesia boleh lega karena memiliki cadangan timah yang termasuk tertinggi. Tahun 2014, tercatat sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Dari sekitar 300 ribu ton produksi timah dunia, 125 ribu diantaranya berasal dari Tiongkok dan 95 ribu diproduksi Indonesia.[]

pigura.co | Jendela Informasi Terpercaya @2018